Berita 1
JAKARTA: Ketegangan Timur Tengah makin tak menentu, Kementerian Haji dan Umrah langsung ambil sikap. Masyarakat diimbau menunda keberangkatan umrah demi keselamatan.
Imbauan ini muncul seiring eskalasi perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) yang semakin dinamis dan berdampak pada penutupan ruang udara di sejumlah negara.
Beberapa negara yang menutup ruang udara antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah. Sementara itu, Arab Saudi, Oman, Yordania, dan Lebanon masih mengoperasikan penerbangan secara terbatas dengan status kewaspadaan tinggi.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Danhil Anzar Simanjuntak menyatakan langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan pelindungan masyarakat
“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” kata Danhil dalam keterangan tertulis dikutip Bloomberg Technoz, Senin (2/3).
